Cari Blog Ini

Senin, 26 November 2012

Sumpah Pemuda


Apakah masih ada yang meningat isi dari sumpah pemuda ?? saya rasa anak muda jaman sekarang kurang memahami sumpah pemuda. Dengan perkembangan jaman, seakan hari-hari penting bangsa Indonesia sedikit terlupakan. apakah isi dari sumpah pemuda ??? apakah makna dari sumpah pemuda ?? dan apakah pemuda menerapkan sumpah pemuda itu ?? faktanya kita lihat saja sendiri dengan keadaan jaman yang semakin canggih dan mempunyai bahasa yang beraneka ragam.



Memang terlihat sepele isi dari sumpah pemuda di atas, tapi makna yang terkandung pada sumpah pemuda itu sangat jelas. bahwa putra dan putri indonesia harus mengaku tanah air satu, tanah air Indonesia, mengaku berbangsa satu bangsa indonesia dan berbahsa satu bahas indonesia. Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.
Semoga para pemuda dan pemudi Indonesia lebih mencintai bangsa sendiri dan menghargai bahasa Indonesia yang telah diterapkan.

Apa itu " Windows 8 " ??????


Windows 8 adalah nama kode untuk versi selanjutnya dari microsoft windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Microsoft secara resmi mengumumkan jadwal perilisan sistem operasi terbaru, Windows 8 pada 26 Oktober 2012, bersamaan dengan peluncuran komputer perdana yang menggunakan Windows 8. Seperti kita sudah lihat di televisi iklan windows 8 yang soundtracknya dinyanyikan " Lenka - Everthing At Once" . tapi disini kita tak mebahas apa soundtracknya melainkan apa saja fitur yang ada di dalam windows 8 dan apa yang harus di penuhi untuk bisa menginstal windows 8 ?? lets see..

fitur yang ada di windows 8 adlah sebagai berikut :
  • Desain aplikasi Windows 8 UI, yang dapat dibuat dari bahasa pemograman apa saja, Seperti : HTML/CSS, JavaScript, C, C++, C#, dll.
  • Hilangnya tombol Start (Disukseskan oleh Start Screen dan Charms)
  • Kompatibel dengan Arsitektur Intel, AMD dan ARM (Khususnya Tablet)
  • Kompatibel dengan Perangkat berspesifikasi rendah seperti Tablet, Laptop, Netbook, bahkan Smartphone
  • Windows Portabel di USB (Windows To Go)
  • Windows Explorer Sekarang Menggunakan Ribbon seperti Office 2010 & 2007 (Tombol menu file seperti Office 2010, tetapi interface menu file explorer seperti office 2007)
  • Hybrid Boot, fitur untuk mempercepat waktu start-up dengan menyimpan memori inti Windows ke dalam hard disk dan me-load nya tiap booting.
  • Fitur recovery baru, Refresh dan Reset. Refresh akan mengembalikan semua file Windows ke kondisi awal/default tanpa mengubah pengaturan, berkas, atau aplikasi Windows 8 UI. Reset akan mengembalikan komputer ke kondisi standar pabrikan.
  • Rancangan baru dari Task Manager.
  • Proses Aktifasi Yang Mudah
  • dsb.
Dan ini syarat yang harus dipenuhi untuk bisa menginstal windows 8 

Arsitektur
x86  (32-bit)
x86-64 (64-bit)
Prosessor
x-86 1 GHz
x86-64 1 GHz
Memori (RAM)
1 GB
2 GB

Kartu grafis
Prosesor grafis DirectX 9 dengan driver WDDM model 1.0
(Tidak terlalu perlu; hanya diperlukan untuk Aero)
Ruang kosong HDD
16 GB
20 GB (32 GB atau lebih, jika RAM diatas 16GB.)



sumber :
* http://tekno.kompas.com/read/2012/10/27/09054517/Apa.Beda.Windows.7.dan.Windows.8
* http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_8

Selasa, 13 November 2012

Sejarah KPK


Perubahan Regulasi diranah hukum, khususnya terhadap kemudahan kepala daerah yang dicurigai dengan dicabutnya ijin presiden Oleh Mahkamah Kontitusi (MK) memberikan secercah harapan indonesia bebas dari korupsi. Namun harapan itu masih menunggu kepastian baik dari POLITICAL WILL oknum penegak hukum diseluruh seantero negeri indonesia.Upaya memberantas korupsi di Tanah Air, ternyata sudah dimulai sejak jaman Bung Karno. Sama seperti presiden sebelumnya, Soeharto dan para penggantinya, juga rajin memproduksi lembaga pemberantasan korupsi. Tetapi hasilnya, hingga kini pemberantasan korupsi mungkin belum mencapai 50 %. Ibarat mencabut pohon, masih jauh dari akarnya. dan ini juga menjadi sarana pencitraan untuk setiap pemimpin Negara Republik indonesia.

Pada Masa kepemimpinan Presiden Soekarno pernah dua kali membentuk badan pemberantasan korupsi, yakni PARAN (Panitia Retooling Aparatur Negara) yang dipimpin AH. Nasution dibantu Prof. M. Yamin dan Roeslan Abdulgani. Setelah itu dibentuk lagi lembaga baru yang lebih dikenal dengan Operasi Budhi. Awal kekuasaan Soeharto, melalui pidatoya pada 16 Agustus 1967, Soeharto terang-terangan mengkritik Orde Lama karena tidak becus memberantas korupsi. Maka dibentuklah Tim Pemberantasan Korupsi (TPK) dipimpin langsung oleh Jaksa Agung. Lembaga ini lalu diganti dengan Operasi Tertib (Opstib) yang diketuai Laksamana Sudomo selaku Pangkopkamtib, Namun yang amat disayangkan sekali pembentukan itu hanya sebuah politik pencitraan untuk soeharto, yang nyatanya telah benar-benar terbukti korupsi dan turunnya pun karena desakan rakyat, Setelah pasca Repormasi, upaya pemberantasan korupsi dimulai oleh B.J. Habibie dengan mengeluarkan UU No. 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN diikuti pembentukan Komisi Pengawas Kekayaan Pejabat Negara (KPKPN). Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, dibentuk Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) melalui PP No. 19 Tahun 2000. Lembaga ini kemudian bubar melalui judicial review di MA karena dianggap berbenturan dengan peraturan lain yang lebih tinggi tingkatnya.

setelah itu lahirlah KPK berdasarkan keputusan UU No. 30 Tahun 2002. hinggga sekarang ini. Setelah sekian lama KPK lahir bnyak masalah yang terselesaikan meski butuh proses lama, karena adanya benturan-benturan dan hambatan dari oknum-oknum yang menantang terdirinya KPK, sampai sekarang itu masih menjadi sebuah masalah di negara ini, KPK yang telah di bentuk terombang-ambing kesana kemari di permainkan oleh semua penguasa negara indonesia, SBY (Susah BaYar Hutang) seolah tak bisa mengambil sikap yang cenderung memihak pada rakyat,, KPK harus dan Wajib di pertahankan dan diperkeras hukum dan peraturannya agar Indonesia bebas dari oknum-oknum pelaku korupsi, karena Korupsi bukan hanya kejahatan biasa tapi sebuah kejahatan yang luar biasa..

maka sudah sewajarnya seorng yang korupsi itu dihukum sekeras-kerasnya, melebihi hukum seorang teroris, karena pelaku korupsi secara tidak langsung adalah teroris dengan cara dan sikap serta prilakunya yang merugikan NEGARA, bahkan Bisa-Bisa negara ini gulung tikar karena korupsi,

sumber : http://sofwan221087.blogspot.com/2012/10/sejarah-kpk.html

OutSourcing Adalah ????


Outsourcing adalah karyawan kontrak yang dipasok dari sebuah perusahaan penyedia jasa tenaga outsourcing.

Sistem Kerja Outsourcing

Sistem perekrutan tenaga kerja outsourcing sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sistem perekrutan karyawan pada umumnya. Perbedaannya, karyawan ini direkrut oleh perusahaan penyedia tenaga jasa, bukan oleh perusahaan yang membutuhkan jasanya secara langsung. Nanti, oleh perusahaan penyedia tenaga jasa, karyawan akan dikirimkan ke perusahaan lain (klien) yang membutuhkannya. Dalam sistem kerja ini, perusahaan penyedia jasa outsource melakukan pembayaran terlebih dahulu kepada karyawan. Selanjutnya mereka menagih ke perusahaan pengguna jasa mereka. Karyawan outsourcing biasanya bekerja berdasarkan kontrak, dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing, bukan dengan perusahaan pengguna jasa. Bagi anda yang berniat mencari pekerjaan via perusahaan outsourcing, sebelum menanda tangani perjanjian kerja, ada baiknya anda perhatikan sejumlah point berikut ini:

• Jangka waktu perjanjian.
• Jam kerja.
• Gaji dan tunjangan.
• Posisi dan Tugas.

Kelebihan dari Outsourcing :
  • Business owner bisa fokus pada core business.
  • Cost and resources reduction.
  • Mempercepat proses adaptasi terhadap perubahan bisnis
  • Manajemen SI yang lebih baik, SI dikelola oleh pihak luar yang telah berpengalaman dalam bidangnya, dengan prosedur dan standar operasi yang terus menerus dikembangkan
  • Dapat mengeksploitasi skill dan kepandaian yang berasal dari perusahaan atau organisasi lain dalam mengembangkan produk yang diinginkan.
  • Memecahkan masalah yang sulit dikendalikan oleh manajemen internal
  • Risk management
  • Biaya investasi berubah menjadi biaya belanja.
  • Tidak lagi dipusingkan dengan oleh turn over tenaga kerja.
  • Akses pada pakar SI yang lebih baik
  • Bagian dari modenisasi dunia usaha
  • Meningkatkan daya saing perusahaan dengan efisiensi penggunaan fasilitas dan teknologi
  • Reduce time to market (contoh: aplikasi e-business)
  • Memfasilitasi downsizing, sehingga perusahaan tak perlu memikirkan pengurangan pegawai
Kekurangan dari Outsourcing :
  • Ketidakpastian status ketenagakerjaan dan ancaman PHK bagi tenaga kerja. (Sumber: www.hukumonline.com)
  • Perbedaan perlakuan Compensation and Benefit antara karyawan internal dengan karyawan outsource. (Sumber: “Outsourcing, Pro dan Kontra” http://recruitmentindonesia.wordpress.com)
  • Career Path di outsourcing seringkali kurang terencana dan terarah. (Sumber: “Outsourcing, Pro dan Kontra” http://recruitmentindonesia.wordpress.com)
  • Perusahaan pengguna jasa sangat mungkin memutuskan hubungan kerjasama dengan outsourcing provider (Sumber: “Outsourcing, Pro dan Kontra” http://recruitmentindonesia.wordpress.com)
  • Pengawasan dan kontrol langsung sulit dilakukan
  • Informasi merupakan asset berharga bagi perusahaan, jika salah pengelolaan bisa berbalik menjadi bumerang
  • Loss of flexibility (kontrak diatas 3 tahun), perubahan teknologi baru tidak bisa diadaptasi dengan cepat oleh perusahaan
  • Adanya hidden cost (biaya pencarian vendor, biaya transisi, dan biaya post outsourcing)
  • Timbulnya ketergantungan terhadap perusahaan penyedia jasa outsourcing
sumber : 
http://cio-indo.blogspot.com/2012/07/outsourcing-pengertian-macam-dan.html
http://marina.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/12/03/kelebihan-dan-kekurangan-penerapan-outsourcing-insourcing-dan-cosourcing-di-bidang-sistem-informasi/
http://www.gajimu.com/main/tips-karir/untung-rugi-sistem-201coutsourcing201d


Kamis, 01 November 2012

7 Perbandingan Samsung Galaxy S III & Iphone 5

Handphone adalah kebutuhan yang berguna untuk manusia pada jaman ini. Handphone tidak lagi berfungsi sebagai mengirim SMS atau menerima TELEPON melainkan fungsi yang sudah lebih canggih pada saat ini.
tak heran banyak bermunculan alat komunikasi yang berlomba-lomba untuk menjadi "TREND" di kalangan masyarakat. segala jenis spesifikasi ini yang membuat para pengguna telepon seluler atau kalau sekarang disebut "smartphone", terlena yang banyak mengakibatkan penyakit interface. dan bukan hanya orang dewasa yang memiliki "smartphone" canggih tapi melainkan anak sekolah dasar yang sudah mengerti akan teknologi pada jaman ini. Berikut ini saya akan membahas 7 perbandingan antara Samsung Galaxy S III dan Iphone 5 yang sedang trendy pasa masa ini :

          
SAMSUNG GALAXY S III
IPHONE 5
       1.       Ukuran Layar
-          4 inci menggunakan Super AMOLED dengan resolusi 400 x 800 pixel

-          4 inci menggunakan jenis IPS TFT dengan resolusi 1136 x 640 pixel
       2.       Bobot & Dimensi
-          Dengan berat 111,5 gr & ketebalan 9,9 m

-          Dengan berat 112 gr & ketebalan 7,6m
      3.       Sistem Operasi
-          Android Jelly Bean

-          LOS versi 6
      4.       Prosesor, kartu grafis dan RAM
-          Menggunakan mesin berinti dua 1GHz, kartu grafis mali 400MP dan RAM 1 GB

-          Dengan prosesor dual-core 1,2GHz, kartu grafis PowerVRSGX 543 dan RAM  1GB
      5.       Penyimpanan Data
-          Memiliki Micro SD
-          Memory internal 8 & 16 GB

-          Memori internal 16, 32 & 64 GB
      6.       Kamera
-          Kamera depan & belakang 5 MP

-          Kamera dengan resolusinya 8 MP
      7.       Jaringan
-          2G & 3G

-          2G & 3G tapi dengan konektivitas 4G




 Sumber : 








                                                  

Selasa, 09 Oktober 2012

solusi alternatif meminimalkan tawuran antarpelajar

Tawuran antar pelajar kini telah marak terjadi. Ini merupakan hal yang sangat mengenaskan untuk dunia pendidikan jaman sekarang. Sudah banyak kejadian tawuran akhir-akhir ini, sehingga mulai memakan korban jiwa dan kerugian bagi masyarakat di sekitarnya.
Tawuran sekarang serasa menjadi kesenangan atau hobi para pelajar yang tidak memiliki kesungguhan dalam belajar di sekolah. Mereka menjadikan tawuran untuk menunjukkan jati diri mereka dan sebagai adu kekuatan antar pelajar. Banyak siswa yang terlibat tawuran tidak ikut dalam kegiatan ekstrakurikuler apapun di sekolah. Mereka tidak memiliki tujuan positif.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, dibutuhhan ketegasan dari aparatur baik kepolisian maupun satpol PP yang mempunyai kewenangan untuk menggunakan mengatasi hal tersebut. Penggunaan hukum untuk mengatasi merupakan satu pilihan untuk memberikan syok terapi bagi para pelaku yang mengganggu ketertiban di jalanan termasuk merusak barang milik orang lain.
Ada pula beberapa pencegahan untuk mengurangi tawuran yang seharusnya di lakukan :
  • Para pelajar wajib diajarkan dan memahami bahwa semua permasalahan tidak akan selesai jika penyelesaiannya dengan menggunakan kekerasan.
  • Melakukan komunikasi dan pendekatan secara khusus kepada para pelajar untuk mengajarkan cinta kasih.
  • Memberikan arti pengajaran ilmu beladiri yang mempunyai prinsip penggunaan untuk menyelamatkan orang dan bukan untuk menyakiti orang lain.
  • Memberikan pelajaran tentang agama yang mendalam, agar para pelajar bisa membedakan mana perbuatan baik dan buruk.
  • Mengajarkan ilmu yang membahas tentang hokum,norma di lingkungan pelajar.
  • Mengajarkan ilmu sosial Budaya, ilmu sosial budaya sangat bermanfaat untuk pelajar khususnya, yaitu agar tidak salah menempatkan diri di lingkungan masyarakat.
  • Tindakan kekerasan pasti akan menular, Pihak yang berwenang haruslah tegas memberikan sanksi untuk pelaku tindak kekerasan.

referensi :
* http://antoarthagraha.blogspot.com/2012/10/solusi-mengurangi-tawuran-antar-pelajar.html

Selasa, 05 Juni 2012

Uang, Bank dan Pencipta Uang

A. UANG 
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang dimasyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran Secara umum, uang memiliki fungsi sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang, juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter. Secara lebih rinci, fungsi uang dibedakan menjadi dua yaitu fungsi asli dan fungsi turunan.
Fungsi asli
Fungsi asli uang ada tiga, yaitu sebagai alat tukar, sebagai satuan hitung, dan sebagai penyimpan nilai.
* Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange yang dapat mempermudah pertukaran. Orang yang akan melakukan pertukaran tidak perlu menukarkan dengan barang, tetapi cukup menggunakan uang sebagai alat tukar. Kesulitan-kesulitan pertukaran dengan cara barter dapat diatasi dengan pertukaran uang.
* Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account) karena uang dapat digunakan untuk menunjukan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjualbelikan, menunjukkan besarnya kekayaan, dan menghitung besar kecilnya pinjaman. Uang juga dipakai untuk menentukan harga barang/jasa (alat penunjuk harga). Sebagai alat satuan hitung, uang berperan untuk memperlancar pertukaran.
* Selain itu, uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta) karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang ke masa mendatang. Ketika seorang penjual saat ini menerima sejumlah uang sebagai pembayaran atas barang dan jasa yang dijualnya, maka ia dapat menyimpan uang tersebut untuk digunakan membeli barang dan jasa di masa mendatang.
Fungsi Turunan
Selain ketiga hal di atas, uang juga memiliki fungsi lain yang disebut sebagai fungsi turunan. Fungsi turunan itu antara lain:
a. Uang sebagai alat pembayaran yang sah
Kebutuhan manusia akan barang dan jasa yang semakin bertambah dan beragam tidak dapat dipenuhi melalui cara tukar-menukar atau barter. Guna mempermudah dalam mendapatkan barang dan jasa yang diperlukan, manusia memerlukan alat pembayaran yang dapat diterima semua orang, yaitu uang.
·     b. Uang sebagai alat pembayaran utang
      c. Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran pada masa yang akan datang.
d.  Uang sebagai alat penimbun kekayaan
Sebagian orang biasanya tidak menghabiskan semua uang yang dimilikinya untuk keperluan konsumsi. Ada sebagian uang yang disisihkan dan ditabung untuk keperluan di masa datang.
e.  Uang sebagai alat pemindah kekayaan
Seseorang yang hendak pindah dari suatu tempat ke tempat lain dapat memindahkan kekayaannya yang berupa tanah dan bangunan rumah ke dalam bentuk uang dengan cara menjualnya. Di tempat yang baru dia dapat membeli rumah yang baru dengan menggunakan uang hasil penjualan rumah yang lama.
f. Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
Apabila nilai uang stabil orang lebih bergairah dalam melakukan investasi. Dengan adanya kegiatan investasi, kegiatan ekonomi akan semakin meningkat.

Uang yang beredar dalam masyarakat dapat dibedakan dalam dua jenis, yaitu uang kartal (sering pula disebut sebagai common money) dan uang giral. Uang kartal adalah alat bayar yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat dalam melakukan transaksi jual-beli sehari-hari. Sedangkan yang dimaksud dengan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan (deposito) yang dapat ditarik sesuai kebutuhan. Uang ini hanya beredar di kalangan tertentu saja, sehingga masyarakat mempunyai hak untuk menolak jika ia tidak mau barang atau jasa yang diberikannya dibayar dengan uang ini. Untuk menarik uang giral, orang menggunakan cek.
Menurut bahan pembuatannya
Uang menurut bahan pembuatannya terbagi menjadi dua, yaitu uang logam dan uang kertas.
1.  Uang logam
Uang logam adalah uang yang terbuat dari  logam;
biasanya dari emas atau perak karena kedua logam itu memiliki nilai yang cenderung tinggi dan stabil, bentuknya mudah dikenali, sifatnya yang tidak mudah hancur, tahan lama, dan dapat dibagi menjadi satuan yang lebih kecil tanpa mengurangi nilai. Uang logam memiliki tiga macam nilai.
a. Nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat mata uang, misalnya berapa nilai emas dan perak yang digunakan untuk mata uang.
b. Nilai nominal, yaitu nilai yang tercantum pada mata uang atau cap harga yang tertera pada mata uang. Misalnya seratus rupiah (Rp. 100,00), atau lima ratus rupiah (Rp. 500,00).
c. Nilai tukar, nilai tukar adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan suatu barang (daya beli uang). Misalnya uang Rp. 500,00 hanya dapat ditukarkan dengan sebuah permen, sedangkan Rp. 10.000,00 dapat ditukarkan dengan semangkuk bakso).
Ketika pertama kali digunakan, uang emas dan uang perak dinilai berdasarkan nilai intrinsiknya, yaitu kadar dan berat logam yang terkandung di dalamnya; semakin besar kandungan emas atau perak di dalamnya, semakin tinggi nilainya. Tapi saat ini, uang logam tidak dinilai dari berat emasnya, namun dari nilai nominalnya. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum atau tertulis di mata uang tersebut.
2. Uang kertas
Sementara itu, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah. Menurut penjelasan UU No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang dimaksud dengan uang kertas adalah uang dalam bentuk lembaran yang terbuat dari bahan kertas atau bahan lainnya (yang menyerupai kertas).
Menurut nilainya
Menurut nilainya, uang dibedakan menjadi uang penuh (full bodied money) dan uang tanda (token money)
3.  Uang Penuh (full bodied money)
Nilai uang dikatakan sebagai uang penuh apabila nilai yang tertera di atas uang tersebut sama nilainya dengan bahan yang digunakan. Dengan kata lain, nilai nominal yang tercantum sama dengan nilai intrinsik yang terkandung dalam uang tersebut. Jika uang itu terbuat dari emas, maka nilai uang itu sama dengan nilai emas yang dikandungnya.
4.  Uang Tanda (token money)
Sedangkan yang dimaksud dengan uang tanda adalah apabila nilai yang tertera diatas uang lebih tinggi dari nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang atau dengan kata lain nilai nominal lebih besar dari nilai intrinsik uang tersebut. Misalnya, untuk membuat uang Rp1.000,00 pemerintah mengeluarkan biaya Rp750,00.

B. BANK
       bank adalah suatu badan usah yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit, dll dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat.
a. Jenis-jenis bank
• Bank sentral = badan usaha pemerintah yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter suatu negara. Tugasnya menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan dan sistem finansial secara keseluruhan.
• Bank umum = bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

II. TEORI UANG DAN MOTIF MEMEGANG UANG
Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.
a. Teori uang statis
Teori Uang Statis atau disebut juga “teori kualitatif statis” bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi.
Yang termasuk teori uang statis adalah:
• Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPPUang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu, contoh: uang emas dan uang perak.
• Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari
Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.
• Teori Nominalisme
Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.
• Teori Negara
Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.

b. Teori uang dinamis
• Teori Kuantitas dari David Ricardo
Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula, dan juga sebaliknya.
• Teori Kuantitas dari Irving Fisher
Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang mempengaruhi nilai uang.
• Teori Persediaan Kas
Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.
• Teori Ongkos Produksi
Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.

Motif Memegang Uang
Manusia memiliki alasan masing-masing dalam memegang uang / duit dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka mau memiliki dan menyimpan uang di rumah, di bank, di dompet, di celengan, dan lain sebagainya.
1. Untuk kebutuhan Transaksi
Permintaan uang untuk transaksi dipengaruhi oleh tinggi rendahnya tingkat pendapatan nasional.
2. Untuk Berjaga-Jaga
Motif ini juga dipengaruhi oleh tinggi rendahnya pendapatan nasional. Semakin tinggi pendapatan seseorang, maka tingkat kesadaran terhadap masa depan akan semakin tinggi. Kondisi masa depan yang tidak menentu akan mendorong orang untuk melakukan motif ini. Hal tersebut akan membawa kebutuhan yang semakin tinggi akan perlunya uang untuk berjaga. Secara aggregate semakin tinggi pendapatan nasional, maka kebutuhan masyarakat terhadap uang untuk berjaga-jaga juga akan semakin tinggi.
3. Untuk Mendapatkan Keuntungan / Berinvestasi
Arti spekulasi pada motif ini adalah spekulasi dalam pembelian dan penjualan surat-surat berharga. Motif ii dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Apabila tingkat suku bunga naik, maka harga surat-surat berharga akan turun. Jadi naiknya tingkat suku bunga akan menaikkan permintaan untuk spekulasi dan sebaliknya

III. BANK SENTRAL DAN BANK UMUM
•  Bank Sentral
Bank sentral merupakan bank yang mengatur berbagai kegiatan yang berkaitan dengan dunia perbankan dan dunia keuangan disuatu Negara.
Bank sentral di Indonesia bernama Bank Indonesia yang bertugas untuk:
1.Mengatur dan menjaga kestabilan nilai rupiah
2.Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna peningkatan taraf hidup rakyat
Sebagai Bank Sentral, Bank Indonesia melakukan tugas sebagai berikut:
1. Bank Sirkulasi, yakni mempunyai hak tunggal untuk mengedarkan uang kertas dan logam sebagai alat pembayaran yang sah.
2. Banker’snBank Bank Sentral juga dianggap sebagai Bank-nya Bank.
3. Lender of last resort. BI dianggap juga pemberi pinjaman pada tingkat terakhir (kredit likuiditas darurat).
•  Bank Umum
BankUmum merupakan bank yang bertugas melayani seluruh jasa – jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat, baik masyarakat perorangan maupun lembaga – lembaga lainnya.
Fungsi Bank-Umum secara lengkap adalah :
1. Mengumpulkan dana yang sementara menganggur untuk dipinjamkan pada pihak lain atau membeli surat berharga.
2. Mempermudah dalam lalu lintas pembayaran uang.
3. Menjamin keamanan uang sementara tidak digunakan, misalnya menghindari risiko hilang, kebakaran, dll.
4. Menciptakan kredit, yaitu dengan cara menciptakan demand deposit dari kelebihan cadangannya.

IV. KEBIJAKAN MONETER
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy Adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policy)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.
2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.
3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.
4. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

Sumber Artikel : 

Sabtu, 02 Juni 2012

Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian tertutup Sederhana dan pertumbuhan Ekonomi


Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua SektorPendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor adalah Produk Nasional Neto dikurangi pajak tak langsung ditambah subsidi . Jumlah inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara . Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal , yaitu :
a. Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan
b. Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu (bukan perusahaan)
c. Keuntungan perusahaan
d. Pendapatan bunga selisih dari perusahaan
e. Pendapatan sewa

Model anlalisis dengan variabel investasi dan tabungan Model Analisis dengan variabel investasi tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal . Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik . Analisis keuangan pemerintah biasanya mencakup 4 aspek sebagai berikut, yaitu :
* Operasi keuangan pemerintah dalam hubungan dengan defisit / surplus anggaran dan sumber-sumber pembiayaannya.
* Dampak operasi keuangan pemerintah terhadap kegiatan sektor riil melalui pengaruhnya terhadap Pengeluaran Konsumsi dan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) pemerintah.
* Dampak rupiah operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap ekspansi bersih pada jumlah uang yang beredar.
* Dampak Valuta Asing operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap aliran devisa masuk bersih.

Neraca Arus Dana yang digunakan oleh tim gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan. Dalam perekonomian tertutup sederhana yang melakukan kegiatan ekonomi ada 2 sektor, yaitu:
1. Rumah tangga/keluarga, pengeluaran dari sektor ini disebut pengeluaran konsumsi atau consumption expenditure.
2. Perusahaan/produsen/business sector, pengeluaran dari sektor ini disebut pengeluaran investasi atau investment expenditure.
Dalam perekonomian ini, pengeluaran masyarakat seluruhnya meliputi pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga dan untuk investasi. Jadi pengeluaran masyarakat seluruhnya tersebut merupakan pendapatannya.

sumber artikel :
http://blog-indonesia.com/blog-archive-14555-336.html
http://networkedblogs.com/hm0Qh

Pendapatan Nasional

Sejarah Pendapatan Nasional
Konsep Pendapatan Nasional pertama kali dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berusaha menaksir pendapatan nasional negaranya(Inggris) pada tahun 1665. Dalam perhitungannya, ia menggunakan anggapan bahwa pendapatan nasional merupakan penjumlahan biaya hidup (konsumsi) selama setahun. Namun, pendapat tersebut tidak disepakati oleh para ahli ekonomi modern, sebab menurut pandangan ilmu ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional.
Menurut mereka, alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.
Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional yaitu penjumlahan seluruh jumlah nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh sektor ekonomi masyarakat suatu negara dalam periode tertentu yang dinilai dengan uang. Komponen pendapatan nasional, yaitu :
1. PDB (Produk Domestik Bruto) atau GDP adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu negara baik oleh WNI atau warga negara asing dalam waktu satu tahun
2. GNP (Produk Nasional Bruto) adalah nilai barang dan jasa yang  dihasilkan oleh WNI baik yang berada dalam negeri ataupun di luar negeri dalam waktu satu tahun. GNP = GDP – produk netto terhadap luar negeri
3. NNP (Netto national Produk)
Dengan rumus pencarian NNP = GNP – penyusutan
4. NNI (Netto Nasional Income)
NNI = NNP – pajak tidak langsung.
5. PI (Personal Income)
PI = NNI – (laba ditahan – jaminan sosial + transfer payment)
6. DI (Disposable Income)
DI = PI – pajak langsung
7. Pendapatan perkapita, dihitung dengan cara GNP dibagi jumlah penduduk

Faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan nasioanal

1.Konsumsi dan tabungan, Y = C + S
2.Konsumsi dan investasi, Y = C + I
3.Multiplier (k)

MPS : Marginal Propensity to Saving
MPC : Marginal Propensity to Consume
MPI : Marginal Propensity to Invest

Metode penghitungan pendapatan nasional

a.        Pendekatan pendapatan, rumusnya adalah:

                     Y = w + r + i + p

Keterangan :
Y  =  pendapatan nasional
w  =  upah
r   =  sewa
i    =  bunga modal
p   = laba pengusaha

b.    Pendekatan pengeluaran

                   Y = C + I + G + X + M

Keterangan :
Y = pendapatan nasional
C = konsumsi
 I = investasi
G = pengeluaran pemerintah
X = akspor
M = impor

c.    Pendekatan produksi, dilakukan dengan cara menjumlahkan nilai tambah seluruh barang jasa yang dihasilkan oleh berbagai sektor dalam perekonomian.


Sumber Artikel:
* http://www.dulida.com/2012/03/pendapatan-nasional.html#ixzz1wdXKnm78
* http://www.dulida.com/2012/03/pendapatan-nasional.html#ixzz1wdX7fQmL
* http://www.dulida.com/2012/03/pendapatan-nasional.html#ixzz1wdWpBSHe
* http://www.dulida.com/2012/03/pendapatan-nasional.html
* http://id.wikipedia.org/wiki/Pendapatan_nasional

Jumat, 11 Mei 2012

Bentuk Struktur Pasar


Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli 
1. Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.

Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :
- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

2. Pasar Monopolistik
Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopolistik :
- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
- Mirip dengan pasar persaingan sempurna
- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
- Relatif mudah keluar masuk pasar

3. Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

4. Pasar Monopoli
Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya.

Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang       banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses.

Sumber : http://organisasi.org/bentuk_bentuk_struktur_pasar_konsumen_persaingan_sempurna_monopolistik_oligopoli_dan_monopoli

Ongkos dan Penerimaan

Pengertian ongkos adalah kurva yang menunjukkan saling berhubungan antara jumlah ongkos produksi dengan tingkat output yang dihasilkan. Sedangkan yang dimaksud dengan ongkos produksi adalah semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh faktor-faktor produlsi yang gunanya untuk memproduksi output atau pengeluaran.
Macam-macam ongkos diantaranya sebagai berikut :
1. Total Fixed Cost (Onkos Total Tetap) atau yang disebut juga ongkos total tetap adalah jumlah ongkos yang tetap dan yang tidak dipengaruhi oleh tingkat produksi. Sebagai contohnya adalah sewa, penyusutan dan sebagainya.
2. Total Variabel Cost (Ongkos Variabel Total) atau bisa juga disebut ongkos variabel total adalah jumlah ongkos yang dibayarkan yang besarnya berubah menurut tingkah yang dihasilkan. Sebagai contohnya adalah tenaga kerja, ongkos bahan mentah dan sebagainya.
3. Total Cost (Ongkos Total) atau yang lebih dikenal sebagai Ongkos total adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos variabel.TC = TFC + TVC4) .
4. Average Fixed Cost (Ongkos Tetap Rata-rata) atau bisa juga disebut ongkos tetap rata-rata adalah ongkos tetap yang dibebankan kepada setiap unit output.AFN = TFC = Q = TINGKAT OUTPUTQ
5. Average Fixed Cost (Ongkos Variabel Rata-rata) atau yang lebih dikenal sebagai ongkos variabel rata-rata ini adalah ongkos variabel yang dibebankan untuk setiap unit output.AVC = TVCQ
6. Average Total Cost (Ongkos Total Rata-rata) atau bisa juga disebut dengan ongkos total rata-rata adalah suatu ongkos produksi yang dibebankan untuk setiap unit outputATC = TCQ7).
5. Marginal Cost (Ongkos Marginal) atau bisa juga disebut dengan ongkos marginal yaitu tambahan atau berkurangnya suatu ongkos total karena bertambahnya ataupun berkurangnya suatu unit output.MC = TC = TVCQ Q


Pengertian Penerimaan (Revenue)Penerimaan adalah segala penerimaan produsen dari hasil penjualan outputnya.


Macam-macam dari penerimaan yaitu diantaranya :
1. Total Penerimaan (Total Revenue) di singkat TR atau juga bisa disebut dengan total penerimaan yaitu penerimaan dari hasil penjualan.
2. Penerimaan Rata-rata (Avarage Total Revenue) yang disingkat AR atau yang lebih dikenal sebagai penerimaan rata-rata yaitu adalah rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, dan yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.
3. Penerimaan Marginal (Marginal Revenue) yang disingkat MR atau juga bisa disebut dengan penerimaan marginal adalah suatu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unti output.


Permintaan dan Hasil Jualan Didalam menganalisis usaha sesuatu perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu : Biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan Hasil penjualan dari barang yang dihasilkan perusahaan itu.
1. Permintaan Pasar dan Perusahaan
2. Hasil Penjualan Marginal, Rata-rata dan Total, terbadi menjadi beberapa bagian yaitu diantaranya adalah :
- Hasil penjualan rata-rata
- Hasil penjaulan marginal
- Hasil penjualan total
Syarat Pemaksimuman Keuntungan Jangka Pendek dari pemaksimuman keuntungan didalam jangka pendek adalah pemaksimuman untung oleh suatu perusahaan dapat diterangkan dengan dua cara yaitu :
* Membandingkan hasil penjualan total dengan biaya total
* Menunjukkan keadaan dimana hasil penjualan marginal sama dengan biaya marginal


Sumber : http://nadhika.wordpress.com/2011/04/08/tugas-keenam-ketujuh-tou-ongkos-dan-penerimaan/ dan http://elvhiera.blogspot.com/2012/04/ongkos-dan-penerimaan.html